GBI INTERCON - JAKARTA
Plasa Intercon Blok G JAKARTA BARAT (RAYON 1-F)
"Carilah Tuhan"
Pembicara: Pdt. Nehemia Lolowang.
Tanggal 24 Mei 2009 Ibadah Raya III
GBI Intercon, Meruya- Jakarta Barat
Dalam kehidupan orang percaya, selama kita hidup carilah Tuhan, karena ada saatnya dimana Tuhan tidak berkenan untuk ditemui. Mencariu Tuhan adalah suatu sikap kerendahan hati bahwa tanpa Tuhan kita tidak bisa berbuat apa-apa.
Kekristenan bukanlah agama, melainkan hubungan (relationship) dengan Tuhan. Agama tidak menyelamatkan tetapi yang menyelamatkan adalah Tuhan Yesus. Mencari Allah = mencari hadirat Tuhan, menarik Kerajaan Tuhan dimana suasana surga akan kita alami di rumah, pekerjaan ataupun dalam perjalanan.
Urutan kejadian yang ditempuh dalam mencari Tuhan:
"Hubungan Pernikahan Suami Istri"
Pembicara: Pdp. DR. Janto Simkoputera, MD PhD.
Tanggal 10 Mei 2009 Ibadah Raya III
GBI Intercon, Meruya- Jakarta Barat
Suami istri adalah unit terkecil sebuah Gereja, jika pasangan suami istri hubungannya kuat maka Gereja kuat dan surga ada dalam kehidupan rumahtangganya, demikian pula bila sebaliknya.
Bagaimana cara menguatkan pernikahan kita?
Kita harus mimpunyai dasar pernikahan yang sesuai dengan Firman Tuhan (Efesus 5:22-25) ---> Kasih Kristus adalah dasar hidup suami istri.
1. Istri tunduk kepada suami dalam segala sesuatu.
2. Suami wajib mengasihi istri sama seperti Kristus mengasihi jemaat.
3. Miliki karakter Kristus:
a. Suami sebagai Nabi : berdoa, intim dengan Tuhan, tujuannya untuk mendapatkan Visi/ pewahyuan dari Tuhan.
b. Suami sebagai Imam : Pemimpin dalam keluarga.
c. Suami sebagai Raja : memiliki wibawa di keluarga, sebagai pengambil keputusan. Seperti Roh Kudus, suamipun wajib memimpin dengan lemah lembut dan bijaksana.
"Kiat Menghadapi Krisis Global 2009"
Pembicara: Pdt. Feba Affan.
Tanggal 3 Mei 2009 Ibadah Raya III
GBI Intercon, Meruya- Jakarta Barat
Kesaksian Berkat doa yang tekun selama 18 tahun maka suami dapat mengakui Yesus Kristus sebagai Tuhan dan juruselamat.
Tahun 2009 adalah tahun pemurnian dan pembuktian kualitas hidup. Tidak mudah memiliki hidup yang berkualitas di tengah dunia yang bermusuhan dengan iman kita.
Ayat Bacaan
"Raja Asa melawan pasukan Ethiopia" (2 Tawarikh 14:2-15; 15:14-15)
Bagaimana kita bisa meniru Raja Asa sehingga mengalami suatu kehidupan yang berkualitas?
1. Raja Asa melakukan apa yang baik dan benar di mata Tuhan (ayat 2). Latihlah hidup kita untuk melakukan apa yang baik dan benar di tengah keadaan yang sulit sekalipun.
2.Raja Asa menjauhkan mezbah pemujaan asing dan semua perbuatan dosa (ayat 3). Jauhkanlah semua perbuatan dosa dan jangan tinggal di dalamnya supaya kita diselamatkan.
3. Raja Asa tidak pernah berhenti mencari Tuhan (ayat 4), akibatnya :
a. Raja Asa mendapat hikmat. Dalam menyelesaikan semua masalah kita perlu hikmat (ayat 7).
b. Raja Asa memiliki iman. Segala kemustahilan dapat dikalahkan dengan iman (ayat 8)
c. Dengan Iman, Raja Asa berani menghadapi masalah dan mengandalkan Tuhan (ayat 10-11)
d. Dengan iman yang berkualitas, Raja Asa memegang janji Tuhan dan Asa pun mengalami kemenangan yang sangat besar (ayat 12-15). Kalau Tuhan yang membela kita, Ia bekerja dengan tuntas. Jika Allah di pihak kita siapakah lawan kita? Asa mengalami kemenangan yang tak pernah ia pikirkan.
4. Miliki kehidupan Rohani yang berkualitas (Pasal 15:14-15) ditandai dengan:
* Suatu komitmen janji setia di hadapan Tuhan (15:14). Loyal kepada Tuhan.
Ada upah bagi yang komitmen: keamanan, pemeliharaan dan keselamatan dari Tuhan.
* Kekuatan dan ketetapan hati dan tetap semangat (15:7).
* Kehidupan yang berkenan di hadapan Tuhan (15:4).
.
Back
to home
Ringkasan Khotbah Bulan Juni 2009
Ringkasan Khotbah Bulan April 2009
Ringkasan Khotbah Bulan Maret 2009
Ringkasan Khotbah Bulan Februari 2009
Ringkasan Khotbah Bulan Januari 2009