banner
Foyer
. HOME
SETEGUK MADU

CONTENT

 

BERANDA
RINGKASAN KHOTBAH

 


INNER LINK
WASPADAI AJARAN FILSAFAT DUNIA
BIOGRAFI WOODROW WILSON
LINK KRISTEN BAHASA ASING LAINNYA
LINK ORGANISASI KRISTEN INDONESIA
LINK ORGANISASI KRISTEN  

 
 

 


 

 

PERSEMBAHAN PUJIAN YANG MEMUKAU DARI GROUP GBI INTERCON, KLIK "SEGITIGA PANAH" DI ATAS UNTUK MEMUTAR VIDEO.

 

Google
KUMPULAN RINGKASAN KHOTBAH
GBI INTERCON - JAKARTA
Plasa Intercon Blok G JAKARTA BARAT (RAYON 1-F)


"Kuasa Darah Yesus"
Pembicara: Rev.Kong Hee (Pastor from Cuty Harvest Church, Singapore).
Tanggal 25 Januari 2009 Ibadah Raya III
GBI Intercon, Meruya- Jakarta Barat
Ibadah Raya III


Salah satu kata yang paling dicari orang saat ini adalah "Damai". Para politikus, media massa paling sering membicarakan damai. Banyak orang yang membutuhkan damai, banyak orang memerlukan kebaghagiaan. Yesus adalah Raja Damai. Tidak mungkin seseorang mendapatkan damai bila belum menerima Yesus sebagai Tuhan.
Roma 16:20, damai akan membuka jalan bagi Tuhan untuk bekerja.
Kolose 1:20, damai dari Tuhan datang ketika darah Yesus menghapus dosa kita.


"Kekuatan Dalam Pikiran Kita"
Pembicara: Pdt.Edward Supit.
Tanggal 25 Januari 2009 Ibadah Raya I
GBI Intercon, Meruya- Jakarta Barat
Ibadah Raya I


Pikiran kita mempunyai kekuatan dan peranan di dalam kehidupan kita. Kita harus mereprogram pikiran kita. Seringkali yang membuat kita tidak mengalami pertolongan Tuhan disebabkan karena pikiran kita yang membatasi kuasa Tuhan. Orang-orang yang berhasil dan sukses adalah orang-orang yang mempunyai pikiran yang positif. Selama kita mempunyai pikiran yang negatif maka hidup kita tidak akan berubah dan berhasil.

Banyak orang tidak bisa mencapai kehidupan mereka dengan maksimal disebabkan karena pikiran mereka. Ketika kita berpikir negatif, kita tidak bisa mengharapkan hasil yang positif. Di dalam Kolose 3:2 dikatakan bahwa pikirkanlah perkara-perkara yang di atas yaitu perkara-perkara yang supranatural dimana Kristus ada .
Pikiran-pikiran yang kita miliki haruslah pikiran yang positif dan setiap hari kita harus berpikir bahwa setiap hari adalah hari yang telah dijadikan Tuhan untuk kita dan kita dijadikan Tuhan untuk menjadi seorang pemenang. Hidup kita jangan bergantung pada keadaan-keadaan yang buruk yang kita dengar dan kita lihat


"Mengalami Mujizat dan Kesembuhan yang Kreatif"
Pembicara: Pdt. Benny Gunawan.
Tanggal 18 Januari 2009
GBI Intercon, Meruya- Jakarta Barat
Ibadah Raya I


Memasuki tahun 2009, tangan tuhan akan memegang kita, membawa kita kepada kemenangan. Yehemia 18:21-24 dan 32 bicara soal keselamatan, itu bukan hanya untuk orang-orang yang belum percaya. Tetapi juga untuk orang-orang percaya.
Dunia mengatakan bahwa tahun 2009 adalah tahun yang sulit. Namun Tuhan menyatakan bahwa tahun 2009 adalah tahun kesembuhan dan mujizat yang kreatif. Yohanes 11:21-27 menyatakan bahwa Bapa di Sorga selalu menjawab setiap doa-doa kita. Yesus adalah kebangkitan dalam hidup kita. Yohanes 11:32, 38-44. Tuhan tidak hanya minta kita tahu tentang kesembuhan dan mujizat yang kreatif, tetapi lebih dari itu, kita harus percaya akan hal itu.
Bagaimana agar kesembuhan dan mujizat yang kreatif terjadi:
1.Percaya dengan segala resiko
2.Banyak tersungkur di hadapan Tuhan (doa, pujian dan penyembahan).
Waktu gereja berdoa, memuji dan menyembah Tuhan maka dampaknya bangsa-bangsa akan datang kepada Tuhan. Untuk bisa berdoa, memuji dan menyembah, kita harus percaya kepada Tuhan.


"Kedatangan Tuhan Sudah Sangat Dekat"
Pembicara: Ev. Marko Budiman.
Tanggal 18 Januari 2009 Ibadah Raya I
GBI Intercon, Meruya- Jakarta Barat
Ibadah Raya I


Firman Tuhan adalah fakta, baik itu yang sedang terjadi maupun yang akan terjadi. Fakta Firman Tuhan itu yaitu: 1. Kedatangan Tuhan sudah sangat dekat.
Hari-hari ini hidup di akhir jaman, pada akhir jaman ini akan banyak orang yang mengaku bahwa Yesus adalah Tuhan. Perlu kita ketahui bahwa yang membuat seseorang mengaku bahwa Yesus adalah Tuhan merupakan pekerjaan Roh Kudus. Hari-hari ini Roh Kudus giat bekerja, menjamah setiap orang yang belum percaya kepada-Nya.
2. Tuhan sedang menggoncangkan dunia ini (Hagai 2:7-8)
Salah satu cara agar kita berada di daerah yang tidak tergoncangkan adalah kita harus berada di pihak Tuhan. Galatia 2:20 , hidup kita bukan hanya tidak tergoncangkan melainkan kita bersama-sama dengan Tuhan akan menggoncangkan bangsa-bangsa supaya bangsa-bangsa menjadi percaya kepada Yesus.

Caranya kita menyatu dengan Kristus :
Roma 12:1. Kita harus mempersembahkan tubuh/hidup kita kepada Kristus. Sebagai manusia kita diberikan oleh Tuhan kehendak bebas. Sehingga dengan kehendak bebas itu kita dapat memilih mana yang baik dan mana yang buruk. Tetapi kita sebagai anak-anak Tuhan hendaklah kita memakai kehendak bebas kita untuk mempersembahkan hidup kita kepada-Nya.
Supaya Dia menjadi Tuhan dan Raja di dalam hidup kita. Kalau ini kita lakukan maka kita akan mengalami kebaikan Tuhan.
Memberitakan Injil bukan hanya tugas dari pendeta saja, tetapi memberitakan Injil adalah tugas kita semua orang percaya. Memberitakan Injil memang tidak mudah, tetapi jika melibatkan Roh Kudus dalam hidup kita maka kita akan diberikan kemampuan.
Bagaimana kita mengetahui bahwa Tuhan Yesus ada di dalam hidup kita?
1. Jika kita mempunyai hati di dalam hidup kita (Yohanes 3:16)
2.Jikakita menyadari bahwa di setip masalah pasti ada jalan keluarnya (1 Korintus 10:13).

"Heaven Butterfly"
Pembicara: Pdt.Levi Supit.
Tanggal 11 Januari 2009
GBI Intercon, Meruya- Jakarta Barat
Ibadah Raya I


Nats Firman Tuhan : Efesus 4:17-24
4:17 Sebab itu kukatakan dan kutegaskan ini kepadamu di dalam Tuhan: Jangan hidup lagi sama seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah dengan pikirannya yang sia-sia
4:18 dan pengertiannya yang gelap, jauh dari hidup persekutuan dengan Allah, karena kebodohan yang ada di dalam mereka dan karena kedegilan hati mereka.
4:19 Perasaan mereka telah tumpul, sehingga mereka menyerahkan diri kepada hawa nafsu dan mengerjakan dengan serakah segala macam kecemaran. 4:20 Tetapi kamu bukan demikian. Kamu telah belajar mengenal Kristus. 4:21 Karena kamu telah mendengar tentang Dia dan menerima pengajaran di dalam Dia menurut kebenaran yang nyata dalam Yesus,
4:22 yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan,
4:23 supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu,
4:24 dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.

Ada banyak pelajaran yang dapat kita ambil dari binatang kupu-kupu yaitu kupu-kupu yang mempunyai keindahan pada sayapnya dan sebelum kupu-kupu itu menjadi seekor kupu-kupu yang indah, kupu-kupu itu mengalami proses metamorfosa terlebih dahulu. Kalau kupu-kupu saja Tuhan berikan keindahan pada sayapnya, terlebih lagi kita. Hidup kita berharga di mata-Nya dan Tuhan jadikan kita menjadi biji mata-Nya.
Proses Metamorfosa kupu-kupu

1.Tahap Telur yang sangat kecil
Sebelum menjadi seekor kupu-kupu, dimulai dari telur/larva yang sangat kecil. Demikianlah kehidupan orang-orang yang belum kenal Kristus. Ada banyak "telur" di luar sana. Orang-orang yang belum percaya bagaikan telur kupu-kupu, yang masih hidup dalam kegelapan (ayat 17-18)

2.Tahap ulat (menetas)
Ulat makanannya adalah daun, dan dengan makanannya itu ulat tumbuh menjadi besar. Tetapi pada saat ulat bertambah besar, kulit luarnya akan mengelupas dan bentuk tubuhnya kembali menjadi kecil

3.Tahap kepompong
Ulat sesudah membesar, ia akan menggantung (Up side down), kepala di bawah dan dengan demikian ia akan mengeluarkan air liur.
Di dalam kepompong tiada ruang untuk bergerak, gelap dan sangat kesepian. Demikian pula hidup rohani kita kadang Tuhan ijinkan untuk "Up side down", dan terhimpit dalam berbagai masalah.
Beberapa ilmuwan peneliti kupu-kupu mencoba "membantu" kupu-kupu yang sedang dalam kepompong dengan membelah kepompong itu sebelum waktunya, hasilnya ulat itu malah mati !!. Dilain waktu, ilmuwan tadi kembali mencoba membantu, tapi hanya dengan merobeknya sedikit saja, hasilnya ulat itu menjadi kupu-kupu memang, namun hidupnya tak lama.

4.Tahap Dewasa (Kupu-kupu)
Sesudah mengalami masa kepompong yang menyesakkan, maka keluarlah kupu-kupu itu dari kepompongnya. Mula-mula sayapnya basa, namun hembusan angin membuatnya kering. Ia mulai terbang
Kesaksian hidup saya juga mengalami masa-masa seperti itu. Kini saya melihat, "sayap" saya yang kuning, misalnya. Yaitu saya mulai berkhotbah. Sayap biru misalnya bagaikan kemampuan saya mendidik anak.Saat kita melewati semua proses itu, maka hidup rohani kita menjadi dewasa dan indah di mata Tuhan (ayat 24).


"Winning 1 (one) More Soul For Jesus"
Pembicara: Pdp.Dr.Janto Simkoputera MD.Ph.D.
Tanggal 4 Januari 2009
GBI Intercon, Meruya- Jakarta Barat
Ibadah Raya I


Alkitab bila diperas, isinya ada 2 pasal yang paling penting, hukum KASIH = Perintah Agung = The Great Commandment (Mat 22:37-39) dan Amanat Agung = The Great Commission (Mat 28:19-20).
Kasih yang Tuhan minta buat kita orang Kristen adalah kasih yang all out!
Kasih yang siap mengorbankan segala-galanya (waktu dan uang) buat DIA, juru selamat kita! Siapkah kita? atau hanya lipservice saja selama ini?
Loving God wholeheartdly & loving people fervently ! That's what JESUS wants in our lives.
Saya ingin menyaksikan kisah seorang ibu, penjual kue di Pulau Bangka. Ibu ini penghasilanya terbatas, namun mengalami penyakit yang parah. Tetangga ibu ini adalah orang Kristen yang mengasihi sesamanya. Dengan tabungannya yang hanya belasan juta, tetangga ibu ini mengajaknya ke Jakarta untuk berobat, ibu ini kemudian berobat pada saya. Hasil; pemeriksaan diagnose si ibu ini menderita gagal ginjal yang sangat parah, dan harus cuci darah. Sesudah beberapa kali cuci darah, si ibu penderita gagal ginjal ini merasa tidak enak pada tetangganya yang telah mengorbankan uangnya demi penyembuhannya. Ia datang pada saya dan pamit untuk pulang ke Bangka. Ternyata pemeriksaan darah menunjukkan bahwa fungsi ginjal ibu ini meningkat menjadi 50 persen. Singkat cerita ,ibu penjual kue ini kembali ke Bangka dan mengabarkan Injil pada orang sekitarnya tanpa pamrih.
Jiuka ia tahu ada orang yang membutuhkan pelayanan Injil, ia akan segera berangkat tanpa memperdulikan barang dagangannya sudah laku atau belum. Inilah kasih yang all out.
Markus 6:20. Bila kita melangkah ke penginjilan, maka Tuhan janji akan bekerja sama dengan kita (work with them, not for them). Jadi kalau Saudara tidak bergerak, jangan harap Tuhan turut bekerja, karena kita harus bergerak terlebih dahulu, ada pengorbanan waktu, tenaga dan uang.
Setelah jiwa dimenangkan, tugas gereja adalah menggembalakan agar tidak tersesat di akhir jaman (Mat 24:4,5,11). Jika Anda punya kerinduan memenangkan jiwa, mulailah dari keluarga Anda terlebih dahulu, teman kerja, atau siapa saja.
Mari di tahun 2009= Samekh Teth , kita berbuah lebat menjadi pelaku firman.

(ringkasan khotbah dari GBI Intercon dengan sedikit penyesuaian)


Ringkasan Khotbah Lainnya
Back to home

GBI Pasar Minggu

GBI INTERCON JAKARTA

 

editor : Eddy Sriyanto
COPYRIGHT 2005 - 2011 LIVINGBLESSING

 Hidup yang memberkati, Berkat yang menghidupkan , Berkat dan Hidup.Situs berkat bagi Indonesia. Sukacita adalah ciri orang Kristen, menjadi saluran berkat sesama.