Maaf, Anda mengaktifkan Adblock pada browser anda!
Atau anda tidak mengaktifkan Javascript![ ? ]
Bijaksanan merencanakan masadepan

Bijaksanan merencanakan masadepan

Sayangilah keluarga Anda dengan memilih asuransi jiwa yang benar-benar menjamin kesehatan dan masa depan Anda dan keluarga. Banyak asuransi yang mengiming-imingi keuntungan, namun pengelolaannya tidak jelas dan ujung-ujungnya nasabah yang dirugikan. More »

Preparing His path

Preparing His path

Time is nearest. More »

Beritakanlah Firman

Beritakanlah Firman

Beritakanlah Firman, baik atau tidak baik waktunya More »

This is default featured slide 5 title

This is default featured slide 5 title

You can completely customize the featured slides from the theme theme options page. You can also easily hide the slider from certain part of your site like: categories, tags, archives etc. More »

 

Kelirumologi dalam mengartikan isi Alkitab

APAKAH MARIA MAGDALENA YANG MENGURAPI KAKI YESUS?

Dalam Bible, jelas disebutkan: Markus 16:9 Setelah Yesus bangkit pagi-pagi pada hari pertama minggu itu, Ia mula-mula menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalena. Dari padanya Yesus pernah mengusir tujuh setan.
Luk. 8:2 dan juga beberapa orang perempuan yang telah disembuhkan dari roh-roh jahat atau berbagai penyakit, yaitu Maria yang disebut Magdalena, yang telah dibebaskan dari tujuh roh jahat,
Tidaklah mungkin, seorang yang dimasuki tujuh roh jahat, menjadi seorang pelacur. Pria hidung belang paling nekadpun tidak akan gegabah bercinta dengan wanita yang dirasuki setan. Dalam adat Yahudi, angka tujuh menunjukkan /melambangkan kesempurnaan. Jadi Maria yang mengurapi kaki Yesus, adalah Maria saudara Martha dan Lazarus, sedang Maria Magdalena adalah tokoh lain.

GALILEA atau TIBERIAS
Dewasa ini, banyak pihak yang lebih merasa keren menggunakan nama “Tiberias” dibandingkan “Galilea”. Bahkan konyolnya, beberapa biro perjalanan holyland menggembor-gemborkan ” perjalanan ke danau Tiberias”. Sikap demikian adalah sikap beberapa oknum Kristen yang kurang bertanggung jawab. Nama Tiberias baru muncul pada Injil Yohanes, itupun hanya 3 kali, yaitu:

Yoh. 6:1 Sesudah itu Yesus berangkat ke seberang danau Galilea, yaitu danau Tiberias.
Yoh. 6:23 Tetapi sementara itu beberapa perahu lain datang dari Tiberias dekat ke tempat mereka makan roti, sesudah Tuhan mengucapkan syukur atasnya.
Yoh. 21:1 Kemudian Yesus menampakkan diri lagi kepada murid-murid-Nya di pantai danau Tiberias dan Ia menampakkan diri sebagai berikut

Sedangkan nama Galilea muncul 75 kali, mulai dari Perjanjian Lama.
Kesimpulannya: Tiberias adalah bagian dari danau Galilea, ini dapat diumpamakan sebagai berikut: Samosir adalah bagian dari danau Toba. Jadi sangat naif dan konyol; jika nama Tiberias digunakan untuk untuk menggantikan nama Galilea. Tidak diketahui apa motivasi mengganti nama seenaknya ini, tetapi pada dasarnya ada beberapa dugaan:
1. Sifat vandalisme, ingin mengukir sejarah dalam satu bidang , dalam hal ini yang menjadi korban adalah Kitab Suci dan kebenaran.
2. Sifat kultus individu.
3. Sifat imperial dari penjajah Romawi, yang kemudian dijiplak mentah mentah. Beberapa pihak di Eropa kerap menafsirkan nama Galilea sebagai daerah yang penduduknya memiliki sifat pemberani tetapi konyol. Dalam kisah komik Asterix dan Obelik digambarkan bahwa tokoh-tokoh tersebut yang konyol namun heroik tersebut berasal dari daerah “Galia” yang diyakini pemberian nama Galia ini terinspirasi dari nama “Galilea”.

Dalam P.L, dikatakan “Roh Jahat yang daripada Allah?”
1 Samuel 16:14
Roh Tuhan mundur dari Saul. Ketika Daud diurapi sebagai raja kedua bangsa Israel, Alkitab mencatat suatu perbedaan yang menyolok. Pertaman,kita membaca “Berkuasalah Roh Tuhan atas Daud.” (1 Samuel 16:13). Kalimat ini kemudian dilanjutkan dengan pernyataan yang mengejutkan yang berlawanan,”Tetapi Roh Tuhan telah mundur dari pada Saul.” Peristiwa ini sangat menyolok.Jarang sekali kita baca dalam PL, di mana Tuhan menarik mundur RohNya dengan sengaja dari orang yang telah diurapiNya. Gangguan roh jahat itu membuat Saul kehilangan penguasaan dirinya, dan keadaan ini makin lama makin parah.Pulpit Commentary mengatakan,”Mula-mula, mungkin, serangan-serangan kegilaan ini datang kepada Saul hanya pada jarak waktu yang jauh,tetapi setelah itu menjadi makin sering, dan dengan kehilangan penguasaan diri sedemikian rupa sehingga ia lebih dari satu kali berusaha membunuh Daud,dan bahkan Yonatan,anaknya sendiri.” Karena Roh Tuhan telah meninggalkan Saul,maka roh jahat otomatis menggantikan kedudukan Roh Tuhan itu.
Adam Clarke mengatakan,”Tuhan kelihatannya mengambil karunia apa pun yang ia punyai, dan menyerahkannya kepada Daud; lalu roh jahat datang kepada Saul; karena apa yang tidak diisi oleh Tuhan,akan diisi oleh Setan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *