GBI INTERCON - JAKARTA
Plasa Intercon Blok G JAKARTA BARAT
(Cabang khusus 7 GBI GATOT SOEBROTO)
"IMAN DAN LOYALITAS"
Ibadah Raya V jam 16.30 W.I.B
GBI INTERCON, kompleks Grand Intercon
Jakarta Barat

Pdt.Feba Affan
Nats FIrman Tuhan :
Matius 8:7-10
Ibrani 11:1-29
Tahun 2012 adalah tahun penuaian ganda, maka kita akan menerima berkat yang lebih berlipat kali ganda lagi daripada tahun-tahun sebelumnya. Sejalan dengan itu, harus siap juga menerima badai /ujian yang lebih besar lagi daripada tahun yang lalu.
Jika kita ingin melihat perkara-perkara yang ajaib terjadi dalam hidup kita di tahun perkenanan ini, maka kita harus belajar dari perwira di Kapernaum. Perwira di Kapernaum bukanlah pengikut Yesus tapi ia mendengar berita tentang Yesus, ingin menjumpai Yesus agar hambanya dapat disembuhkan. Dari kisah perwira ini kita dapat mencontoh loyalitas dan iman pada Tuhan Yesus sehingga Tuhan Yesus memuji perwira tersebut. Loyalitas dan iman adalah kunci untuk mendatangkan mujizat Tuhan.
Matius 8:7 Yesus berkata kepadanya kepadanya: "Aku akan datang menyembuhkannya." Tetapi jawab perwira itu kepada-Nya: "Tuan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku, katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh. Sebab aku sendiri seorang bawahan, dan di bawahku ada pula prajurit. Jika aku berkata kepada salah seorang prajurit itu: Pergi!, maka ia pergi, dan kepada seorang lagi: Datang!, maka ia datang, ataupun kepada hambaku: Kerjakanlah ini!, maka ia mengerjakannya." Setelah Yesus mendengar hal itu, heranlah Ia dan berkata kepada mereka yang mengikuti-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai pada seorangpun di antara orang Israel.
Bagaimana cara melatih loyalitas ?
1. Tahu status kita sebagai hamba Tuhan. Meneladani sikap Maria yang menyadari dirinya adalah hamba Tuhan, harus mau berkorban kepentingan diri sendiri untuk melaksanakan kehendak Tuhan, patuh dan taat. (Lukas 1:38 Kata Maria :"Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan, jadilah padaku menurut perkataanmu itu." Lalu malaikat itu meninggalkan dia.)
2. Mau diproses. Tuhan memproses kita di area di mana dalam hidup sehari-hari kita dominan terjun di sana seperti : pekerjaan, rumah tangga, dsb. Ketika kita lulus dalam proses tersebut barulah berkat-berkat turun atas hidup kita.
3. Ada ketulusan. (Yosua 24:14 Oleh sebab itu takutlah akan Tuhan dan beribadahlah kepada-Nya dengan tulus ikhlas dan setia.Jauhkanlah allah yang kepadanya nenek moyangmu telah beribadah di seberang sungai Efrat dan di Mesir, dan beribadahlah kepada Tuhan.) Ketika kita tulus melayani Tuhan maka akan timbul di dalam diri kita rasa mengasihi Tuhan dan stabil dalam mengikut Tuhan.
4. Memiliki dedikasi yang tinggi. Ketika Yusuf masuk dalam pencobaan yang selama 13 tahun itu menempa ia memiliki sikap/karakter berdedikasi karena ia setia pada tuan-tuannya.
Untuk melakukan loyalitas diperlukan iman (Ibrani 11:1 Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.) Berdasarkan ayat tersebut, Iman berarti : Dasar dari keinginan kita ; Pengharapan ; Bukti dari yang tidak kita lihat. Iman yang berkenan sehingga dapat mendatangkan mujizat adalah :
1. Hidup sesuai dengan Firman Tuhan. ( Ibrani 11:3 Karena iman kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah, sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tidak dapat kita lihat.) Firman Tuhan tidak hanya kita baca berguna sebagai visi yang hidup;
Ringkasan Khotbah GBI INTERCON bulan Februari 2012
Ringkasan Khotbah GBI INTERCON Lainnya
Back to home